Cinta?

Jakarta, pertengahan Maret 2011. Ketika itu, aku masih disibukan dengan aktivitas kuliah. Makalah dan persentase menjadi dua hal yang menemani hari-hari aku. Entahlah, memikirkan percintaan hanya akan menambah bobot pikiran di otak. Jadilah, cinta-cintaan aku urungkan sejenak di kehidupan.

Dia datang, seperti biasa. Menghampiri aku dengan membawa sejuta kisah yang menyenangkan untuk disimak. Namun, saat itu dia tidak berbicara banyak hal. Hanya diam sambil sesekali melirikku dan tersenyum. Senyum itu… ah, tiba-tiba aku teringat dengan sosok yang selalu membuatku tersenyum.

Di sudut perpustakaan, dia bertanya tentang cinta. Sejenak, aku ragu dengan pertanyaan yang dia ucapkan. Sosoknya yang terbiasa dengan hal-hal berbau ilmiah, tiba-tiba membicarakan tentang cinta, tentang rasa, dan subjektivitas. Aku tanya sekali lagi, dia tidak mengubah pertanyaannya, “Apa pendapat kamu tentang cinta?” Simple question yang begitu sulit aku jawab. Alih-alih menjawab, aku justru bertanya balik, “Kenapa kamu cinta banget sama dia?”

Mungkin konsep cinta itu pengorbanan. Seperti yang dilakukan Jack Dawson untuk kekasih hatinya, Rose Bukater. Saat tahu papan kayu di hadapannya hanya dapat menahan satu orang, Jack merelakan itu untuk Rose. Ia rela menahan dinginnya Samudra Atlantik. Bahkaan saat secercah harapan muncul lewat sekoci penolong, Jack tidak mampu melawan hipotermia.

Mungkin konsep cinta itu setia. Seperti yang dilakukan Marah Hamli pada Din Wati. Ia rela dijauhi dari lingkungannya demi mempertahankan istri tunggalnya. Hamli rela menentang adat yang telah mengakar di tubuh keluarganya karena menolak menduakan istrinya. Sampai akhir hayatnya, ia hanya memiliki satu orang istri, Din Wati.

Mungkin juga konsep cinta adalah rindu. Seperti yang dilakukan Annelies Mellema pada Minke. Gadis keturanan Belanda ini meninggal karena didera rasa rindu yang mendalam pada suaminya. Terpaksa meninggalkan Wonokromo-meninggalkan mama dan Minke-menuju Belanda. Bentuk protes dari rasa rindu itu adalah melupakan kehidupannya. Sampai akhirnya, Bunga Akhir Abad itu mati sebelum Minke sempat memperjuangkannya.

Dia bilang, rasa cinta itu berhubungan dengan hormon-yang pastinya ada penjelasan ilmiahnya. Ada hormon oksitoksin yang membuat pejatuh cinta memiliki perasaan ingin dekat dengan kekasih hatinya. Ada hormon dopamin yang membuat selalu bahagia. Namun, akhir dari proses jatuh cinta adalah kemunculan hormon estrogen dan hormon testoteron yang berhubungan dengan sistem reproduksi manusia. Gie pernah mengatakan kalau seseorang “berhubungan” dengan orang yang disukainya, hanya ada 10 persen faktor cinta, sisanya nafsu. Artinya, bisakah cinta itu benar-benar murni tanpa ada keterlibatan fisik?

Begitukah konsep cinta yang dia anut? Aku tanyakan itu padanya. Ia hanya mengedikan bahu. Katanya, dia tidak memiliki alasan untuk jatuh cinta pada gadis itu. Tidak tahu kapan menyadari kalau ternyata dia sudah jatuh cinta. Tidak tahu mengapa dia betah menatap gadis itu, mendengarkan cerita gadis itu, berlama-lama dengan gadis itu, dan memiliki keinginan untuk membuat gadis itu tersenyum. Dia hanya tahu kalau sekarang dia sudah jatuh cinta. Entah hormon mana yang mendominasi dalam tubuhnya.

Aku tahu kalau dia tidak pernah sekali pun mengatakan cinta pada gadisnya. Perasaan cintanya membuatku bingung. Tapi, aku percaya kalau dia begitu mencintai gadisnya. Mencintai dalam keheningan.

Bertahun-tahun mengenalnya, aku sadar kalau dia bukan hanya pantas mencintai, tapi juga pantas dicintai.

Advertisements

24 Comments Add yours

  1. Assalamualaikum. Setelah membaca karya tulis ini, entah mengapa saya terharu, rasanya ingin menangis.
    Karya tulis ini bagus, kalimatnya juga mudah di untuk di pahami. Tetapi, agak sulit untuk menentukan sifat dan perasaan tokoh dalam karya tulis ini. Dan satu hal, saya tidak setuju dengan kalimat ini “Makalah
    dan persentase menjadi dua hal yang menemani
    hari-hari saya. Entahlah, memikirkan percintaan
    hanya akan menambah bobot pikiran di otak.” menurut saya, meski di otak kita menampung banyak pikiran, tetapi memiliki perasaan cinta kepada seseorang itu bisa membuat kita lebih menjadi bersemangat dalam mengerjakan tugas-tugas yang di beri oleh dosen atau guru. Terima kasih

  2. Karya tulis ini bagus. Tetapi saya ingin menambahkan mengenai cara penulisan beberapa kata diatas.
    Seharusnya penulisan “simple question” menggunakan huruf miring karena itu bukan bahasa indonesia dan sebaiknya penulisan kata “keturanan” pada kalimat kedua paragraf keenam diperbaiki lagi menjadi “keturunan” sesuai dengan KBBI. Terima kasih.

  3. Indri irmawati says:

    Assalamualaikum. Berikut komentar saya menhenai karya tulis yang berjudul “cinta?” ini. Karya tulis ini bagus. Memberikan pengetahuan baru bagi seseorang yang belum mengenal dan merasakan cinta. Menurut saya konsep cinta itu bukan setia, rindu, dan pengorbanan, konsep cinta menurut saya hanya satu yaitu “kasih sayang” jika kasih sayang telah tercipta maka di dalamnya sudah ada setia, rindu, dan pengorbanan yang saling melengkapi cinta tersebut. Menurut saya, peran cinta dalam pendidikan mampu menjadi penghambat ataupun penyemangat dalam pendidikan, tergantung serperti apa kira dalam menjalankan cinta tersebut. “Gie pernah mengatakan kalau seseorang “berhubungan” dengan orang yang disukainya, hanya ada 10 persen faktor cinta, sisanya adalah napsu. Artinya bisakah cinta itu murni tanpa ada keterlibatan fisik?”.menurut saya hanya sebagian orang saja yg berhubungan dengan orang yang disukainya, 10 persen faktor cinta sisanya napsu. Karena tidak semua orang seperti itu contohnya adalah Habibie dan Ainun yang saling mencintai tanpa ada keterlibatan fisik, bahkan cinta mereka sejati sampai bu Ainun meninggal pak Habiebie pun masih tetap setia. Saya juga setuju dengan kata-kata “pantas mencintai dan pantas dicintai” jika seseorang hanya bisa mencintai dan tidak mendapatkan balasan dicintai maka cintanya bertepuk sebelah tangan dan menurut saya itu sangat sangat tidak adil dan menyakitkan bagi seseorang yang cintanya hanya bertepuk sebelah tangan. Karya tulis ini juga menambah pengetahuan saya, seperti cerita Jack Dawson dan Rose Bukater, Marah Hamli dan Din Wati, serta Annelies mellema dan Minke. Karya tulis ini juga sangat mudah dipahami. Wassalam

  4. Asslamualaikum,saya sudah membaca tulisan yang berjudul “Cinta?” Saya sangat menyukai cerita ini,karna cerita ini memberi saya pengetahuan apa itu cinta,apa arti cinta yang sesungguhnya,siapa saja yang dapat mencintai dan dicintai. Saya juga sangat tersentuh pada cerita bagian “Mungkin juga konsep cinta adalah rindu. Seperti yang dilakukan Annelies Mellema pada Minke. Gadis keturanan Belanda ini meninggal karena didera rasa rindu yang mendalam pada suaminya. Terpaksa meninggalkan Wonokromo-meninggalkan mama dan Minke-menuju Belanda. Bentuk protes dari rasa rindu itu adalah melupakan kehidupannya. Sampai akhirnya, Bunga Akhir Abad itu mati sebelum Minke sempat memperjuangkannya.” Dan saya tidak mengerti pada cerita bagian “Dia bilang, rasa cinta itu berhubungan dengan hormon-yang pastinya ada penjelasan ilmiahnya. Ada hormon oksitoksin yang membuat pejatuh cinta memiliki perasaan ingin dekat dengan kekasih hatinya. Ada hormon dopamin yang membuat selalu bahagia. Namun, akhir dari proses jatuh cinta adalah kemunculan hormon estrogen dan hormon testoteron yang berhubungan dengan sistem reproduksi manusia. Gie pernah mengatakan kalau seseorang “berhubungan” dengan orang yang disukainya, hanya ada 10 persen faktor cinta, sisanya nafsu. Artinya, bisakah cinta itu benar-benar murni tanpa ada keterlibatan fisik?” Saya tidak memahami kalimat tentang hormon,mungkin saya tidak mengetahui banyak tentang hormon,jadi saya tidak bisa mencerna kalimat yang ada pada tulisan diatas.sekian.

  5. Ghea farah fadhilah says:

    Assalammualaikum. Menurut saya karya tulis yang berjudul “cinta?” Ini sudah bagus , penggambaran seorang tokoh mungking kurang terlihat , yang saya lebih suka lagi karna karya ini banyak menceritakan cerita cinta pasangan kekasih yang mungkin membuat kita terharu , benar akan kata-kata yang memang cinta itu butuh perjuangan dan cinta itu timbulnya dari hati karna rasa kenyamanan

  6. Hannipah says:

    Assalamualaikum wr.wb. karya tulis yang berjudul “Cinta?” Ini cukup bagus dan simple, dari sini kita bisa mengerti banyak hal tentang arti cinta dari beberapa tokoh. Contoh cerita cinta habibie dan ainun ceritanya sungguh menguras air mata, kesetiaan dan pengorbanannya pantas dijadikan contoh. Jadi menurut saya cinta itu akan terasa indah dan bahagia jika keduanya bisa merasakan yang namanya cinta, dan dari situ kita bisa lihat pengorbanan dan kesetiaan seseorang untuk orang yang dicintai.

  7. Assalamualaikum, setelah saya membaca cerita pendek yang berjudul”cinta?” Ini saya suka,kata” yang digunakan jelas dan tidak berbelit-belit,tetapi agak sulit untuk mengetahui sosok tokohnya. Tetapi saya kurang setuju dengan kalimat ini “akhir dari proses jatuh cinta
    adalah kemunculan hormon estrogen dan hormon testoteron yang berhubungan dengan sistem reproduksi manusia. Gie pernah mengatakan kalau seseorang “berhubungan” dengan orang yang disukainya, hanya ada 10 persen faktor cinta, sisanya nafsu”.tidak semua cinta itu memiliki sistem yang negatif,adakalanya apabila cinta dirasa dengan setulus hati yakni cinta itu tidak akan pernah melihat fisik pasangannya. Memang sulit untuk mengerti soal cinta,tetapi jika tidak ada rasa cinta maka kita pun tidak pernah merasakan yang namanya sayang,entah itu pada orang tua,pasangan,dan orang”lain disekitar kita.

  8. rista27 says:

    Assalamualaikum.
    Menurut saya, karya tulis di atas bagus dan berkualitas. Karena, si penulias melihat konsep cinta dari berbagai sudut pandang. Saya setuju bahwa mencintai bukan hanya harus tentang fisik karena itu nafsu bukan cinta. Cinta itu reaksi alamiah yang muncul tanpa disengaja dan untuk mencintai itu tidak butuh alasan. Setiap orang berhak merasakan mencintai dan dicintai walaupun hanya dalam keheningan. Kritik saya adalah pada paragraf ke-7 seharusnya ditulis hormon esterogen. Pada paragraf ke-6 kata keturanan harunya ditulis keturunan.

  9. Monica Sari says:

    Cinta? hmmm, hanya 1 kata tetapi bisa membuat banyak orang termenung memikirkannya. 1 kata dengan sejuta arti. Sungguh karya tulis ini sangat mengesankan bagi saya, karya yang simple tetapi bisa membuat orang mengetahui sedikit selak beluk cinta. Karya tulis ini sangat mudah dipahami para remaja. Ceritanya sangat inspirative, dan memberi contoh sekaligus memberi motivasi kpd para remaja, bahwa jika mencinta “seseorang” harus berjuang dan tulus. Saya sangat apresiasi dengan karya tulis ini. Karya tulis ini juga memberikan banyak pengetahuan bagi si pembaca tentang arti berjuang dalam cinta, yg dikutip dari beberapa film box office. Im so proud of your wrote Ibu anisah 🙂

  10. Muhammad Reza Apryansah says:

    Assalamualaikum.
    Cinta itu dibagi menjadi 5 :
    1. Cinta kepada allah
    2. Cinta kepada kitab allah
    3. Cinta kepada rasul
    4. Cinta kepada orang tua
    5. Cinta kepada lawan jenis
    Sehingga kita seharusnya memprioritaskan cinta kita kepada allah
    Setelah saya baca cerita pendek ini saya sangat menyukainya, karna memberi pengetahuan apa cinta sesungguhnya, saya juga setuju banget dengan cinta itu butuh pengorbanan, saya juga setuju dengan cinta itu bukan karna fisik.
    Sekian terima kasih

  11. pendidikan51 says:

    Menurut saya, karya tulis yang berjudul “Cinta?” Ini membuat pembaca terharu karena kata-kata yang digunakan sangat menyentuh hati. Cerita ini memberikan motivasi untuk para pembaca yang belum memahami dnegan dalam apa arti cinta. Penggunaan kalimat membuat saya bingung untuk memahami sosok tokohnya. Cinta itu memang datang dengan sendirinya yang tidak membutuhkan alasan. Terima Kasih.

  12. Assalamualaikum
    Lembaran yang sangat simple namun memberikan makna yang sangat mendalam. Bahasa yang digunakan mudah dipahami sehingga memudahkan pembaca dalam mencerna makna cinta. Cinta bukan hanya soal pengorbanan,setia,rindu atau bahkan nafsu belaka tetapi cinta adalah sebuah perasaan yang tak beralasan. Mencintai tak bermakna jika tak dicintai,begitu pula sebaliknya.
    Wassalamualaikum

  13. rifaldi says:

    Assalamualaikum, setelah saya membaca tentang karya diatas, saya sangat tertarik karena karyanya sangat menarik untuk dibaca dan memberikan pengetahuan tentang cinta yang sebenarnya. Cinta yang sebenarnya itu adalah cinta yang tanpa alesan seperti cerita yang diatas karena ketika kita mencintai seseorang tanpa sebuah alasan, bisa dikatakan kita sayang dengan orang itu dengan apa adanya tanpa memandang apapun tanpa alasan dan memang tidak ada kata-kata yang bisa dijelaskan karena sayang yang tulus itu gak pernah memiliki alasan apapun seperti cerita diatas. Karena jika kita sudah mencintai orang tanpa alasan maka akan sendirinya timbul rasa setia, pengorbanan dan kasih sayang tanpa memandang apapun. Wassalam.

  14. Cindy cinthya says:

    Assalamualaikum, karya tulis yg berjudul “cinta?”ini sangat bagus dan menarik untuk di baca. Dari sini kita mengetahui apa arti cinta sesungguhnya. Karena cinta sesungguhnya tidak membutuhkan alasan.

  15. Assalamualaikum.karya tulis diatas sangat bagus namun butuh sekali atau dua kali untuk memahami cerita tersebut bahkan saya berulang-ulang kali membaca untuk memahami maknanya. Karya tulis ini sangat cocok untuk yang baru ingin memulai suatu hubungan karena dengan membaca karya ini kita akan mengerti apa itu cinta.

  16. Assalamualaikum.wr.wb. Menurut saya, karya tulis ini sangat bagus. Namun, ada beberapa konsep yang harus diperlukan dalam memulai sesuatu hubungan bukan hanya membutuhkan pengorbanan, setia, dan rindu. Tetapi untuk memulai suatu hubungan diharuskan saling mengerti, tidak egois, mencintai satu sama lain, saling jujur, saling keterbukaan dan merelakan dia pergi jika itu yang terbaik untuk dirinya. Mencintai seseorang tidak harus memiliki cukup menyalurkan doa-doa untuk dirinya disetiap salat kita. Yakinlah bahwa jodoh, takdir, kematian, sudah ditentukan oleh tuhan kita. Cinta tidak membutuhkan alasan, cinta tumbuh karena saling membutuhkan. jika mereka ditakdirkan untuk tidak bersama mungkin telah tuhan siapkan seseorang yang lebih mencintai dan bisa menggantikan peran orang kita saat mereka telah tiada. Tulisan dikarya tulis diatas cukup bagus, namun gaya bahasa sangat sulit untuk dipahami. Sekian dari saya…
    Wassalamualaikum.Wr.Wb

  17. Rana anissa says:

    Assalamualaikum
    Cerita pendek yang bejudul “cinta” dia atas menurut saya sangat menarik dan memberi kita ilmu pengetahuan tentang cinta yang sebenarnya. Seperti kalimat “mungkin konsep cinta itu pengorbanan” dan “mungkin konsep cinta itu setia” saya setuju, karena tanpa pengorbanan dan kesetiaan pasangan cinta tidak dapat utuh karena satu sama lain harus berkorban dan harus setia tanpa adanya alasan. Selain itu juga yang membuat sayaa tertarik adalah cinta ternyata berhubungan dengan hormon okisitoksim, hormon dopamin, hormon estrogen, dan hormon testoteron yang belum saya ketahui sebelumnya.
    Terima kasih.

  18. NurbaitiNoviar says:

    Assalammualaikum. Menurut saya cerpen yang berjudul ‘Cinta?’ diatas bagus dan kata-katanya pun sangat menarik. Seperti ‘Mencintai dalam keheningan’ ‘Mungkin konsep cinta adalah pengorbanan’ dan juga ‘Ada hormon dopamin yang membuat selalu bahagia’ saya setuju karena cinta memang tidak beralasan dan dengan hanya menunjukkan sebuah pengorbanan dapat membuat si pecinta merasa sangat selalu bahagia.
    Dan dengan membaca cerpen diatas sesuatu yang tadinya saya tidak tau, saya dapat menjadi tau. Terimakasih. Wassalamualaikum

  19. ziraalie says:

    assalamualaikum, setelah saya membaca cerpen ini awalnya saya yakin dengan ada nya cinta sejati ada nya cinta yang benar2 cinta tapi tunggu dicerpen ini mengatakan bila sepasang kekasih telah “berhubungan” hanya ada 10 persen rasa cinta dah sisanya adalah napsu? lalu? bagaimana cara kita bisa membedakan cinta yang tulus dengan cinta yang hanya memenuhi hasrat nafsu? masih adakah lelaki didunia ini yang tidak memerlukan hubungan fisik?

  20. NurbaitiNoviar says:

    Assalammualaikum. Menurut saya cerpen yang berjudul ‘Cinta?’ diatas bagus dan kata-katanya pun sangat menarik. Seperti ‘Mencintai dalam keheningan’ ‘Mungkin konsep cinta adalah pengorbanan’ dan juga ‘Ada hormon dopamin yang membuat selalu bahagia’ saya setuju karena cinta memang tidak beralasan dan dengan hanya menunjukkan sebuah pengorbanan dapat membuat si pecinta merasa sangat selalu bahagia. Dan dengan membaca cerpen diatas sesuatu yang tadinya saya tidak tau dapat menjadi tau. Terimakasi. Wassalamualaikum

  21. widyasblog says:

    Assalammualaikum..
    Awal membaca cerpen di atas saya kesulitan untuk menentukan tokohnya. Tetapi saya tertarik untuk membaca cerita tersebut. Setelah saya membacanya, saya jadi mengerti tentang arti CINTA sebenarnya yang dalam kutipan “kalau seseorang “berhubungan” dengan orang yang disukainya, hanya ada 10 persen faktor cinta, sisanya nafsu”
    Jika kita melihat cinta dari fisik pasti tidak akan ada habisnya dan seseorang itu akan mau lebih dan lebih lagi. Mengapa seseorang mencintai harus melibatkan fisik? Kalau yang mencintai dengan apa adanya aja kita sudah dapat bahagia.
    Terima kasih

  22. Andika says:

    Asallamualaikum. Menurut sama tulisan yang berkata cinta ini bagus dan cinta itu tidak memerlukan alasan dan tujuan karena cinta itu datang dengan tiba tiba dan cinta itu membuat kita bahagia.

  23. Angga Dwi Putra says:

    Assalammualaikum…
    Menurut saya kesulitan untuk menentukan tokohnya, cinta memang tidak beralasan. tetapi menjalani hubungan harus saling mengerti, tidak egois, mencintakan satu sama lain dan harus saling sayang. Dan setelah saya pikir tulisa diatas mengajarkan kita tentang cinta yang sesungguhnya.
    Kata cinta mempunyai lima huruf
    ” C I N T A ”
    Terimak kasih

  24. Assalammualaikum
    menurut saya cerita diatas sangat bagus dan menggunakan kata” yang bagus dan bermakna tetapi banyak kata yg kurang dipahami

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s