Romantisme dalam Sosok Puitis, Cool, dan Misterius

on

Kisah percintaan remaja dalam sebuah film masih menjadi tema utama yang sering diangkat para sineas. Cinta seolah menjadi sesuatu yang tidak pernah habis dibahas. Berbagai sudut pandang tentang cinta banyak bermunculan dalam film remaja Indonesia. Percintaan remaja juga diangkat Mira Lesmana dan Riri Riza dalam film Ada Apa Dengan Cinta? Film tersebut disutradarai oleh Rudy Soejarwo.

Cinta, sosok utama dalam film tersebut diceritakan memiliki karakter seperti remaja perempuan pada umumnya. Ia cantik, memiliki keluarga harmonis, dan sahabat-sahabat yang selalu mendukungnya. Sosok ini menjadi simbol impian bagi para remaja perempuan saat itu. Sementara itu, sosok laki-laki diwakili oleh tokoh Rangga. Pemuda yang memiliki karakter bertolak belakang dengan laki-laki remaja pada umumnya. Berbeda dengan Cinta, Rangga menjadi sosok yang tersembunyi di tengah hiruk pikuk kehidupan remaja di sekolah. Ia lebih banyak menghabiskan waktunya dengan menyendiri.

Seperti tradisi film percintaan remaja, maka harus ada suatu hal yang kelak mempertemukan tokoh perempuan dan laki-laki. Dalam AADC, Rangga dan Cinta dipertemukan oleh sebuah puisi. Cinta yang biasanya selalu juara lomba puisi di sekolahnya, harus mengalah pada Rangga. Puisi laki-laki itu sebenarnya diserahkan oleh Pak Wagiman, janitor sekolah, kepada panitia. Ini yang membuat Rangga menganggap gelar juara itu bukan sebagai sesuatu yang patut dirayakan.

Konteks puisi yang mempertemukan Rangga dan Cinta ini yang membedakan AADC dengan film-film lainnya. Biasanya film-film serupa menggunakan hal-hal yang lebih sederhana untuk menyatukan kedua tokoh utama, seperti perjodohan, jatuh cinta pada pandangan pertama, atau bakat yang dimiliki salah satu tokoh. Pertemuan sederhana yang melibatkan puisi, membuat kesan jatuh cinta kedua tokoh ini tidak pasaran. Puisi yang biasanya sesuatu yang rumit dan berat untuk dinikmati anak-anak SMA menjadi sesuatu yang menarik bagi mereka.

Puisi yang menjadi sorotan dalam film tersebut adalah milik Chairil Anwar, sang penyair angkatan 45. Buku Aku karya Sjumandjaya adalah skenario yang ditulis berdasarkan kisah hidup Chairil Anwar. Buku tersebut bukan hanya berisi puisi-puisi yang ditulis Chairil, tetapi juga alasan yang melatarbelakanginya. Sosok Chairil dalam buku Aku sepertinya yang menginspirasi Rangga dalam membuat puisi.

Dalam AADC, sosok puitis seperti Rangga mengajarkan jika puisi bukanlah sesuatu tentang kegombalan. Puisi Rangga bukan dibuat untuk merayu Cinta. Rangga membuat puisi bukan sekadar meluapkan waktu kosong tetapi juga pelampiasan emosi dan perasaannya. Rangga yang tidak memiliki banyak teman untuk bercerita menjadikan puisi sebagai lahan membuang segala yang mengganjal di hidupnya. Ini yang membuatnya terlihat berbeda dibanding laki-laki lain.

Kulari ke hutan

Kemudian teriakku

Kulari ke pantai

Kemudian menyanyiku

Sepi… sepi dan sendiri aku benci

Aku ingin bingar… aku mau di pasar

Bosan aku dengan penat

Dan enyah saja kau pekat

Seperti berjelaga jika kusendiri….

Pecahkan saja gelasnya biar ramai

Biar mengadu sampai gaduh

Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih

Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar tergerai

Atau aku harus lari ke pantai lalu ke hutan

Puisi di atas adalah bentuk kegundahan Rangga dengan kehidupannya yang sepi. Ia hanya tinggal dengan ayahnya yang seorang pensiunan. Kondisi ayahnya yang ditinggal ibu dan kakaknya membuat Rangga terbiasa dengan penolakan. Apalagi ayahnya yang pernah menulis tesis tentang korupsi di pemerintahan membuat laki-laki tua itu dimusuhi orang-orang atas. Akibatnya, Rangga seperti kesulitan dalam pergaulannya.

Romantisme sosok Rangga terlihat jelas dari puisi-puisi buatannya. Ia tidak seperti para pembuat puisi lain yang gemar memamerkan puisi buatannya pada khayalak ramai. Rangga hanya membuat puisi untuk dirinya sendiri. Mungkin baginya tidak perlu orang lain menikmati hasil tulisannya. Sosok yang agak misterius ini yang menjadi trendsetter laki-laki saat itu. Rangga bukan sosok yang ekspresif. Ia cukup meluangkan perasaan dan emosi lewat puisi dan tidak dipublikasikan. Maka, sosoknya tidak mudah dibaca karakternya oleh orang lain. Hal ini yang akhirnya membuat perempuan penasaran dengan sosoknya, termasuk Cinta.

Rangga dalam film AADC mengajarkan remaja untuk tetap mengandalkan logika di atas perasaannya. Romansa yang dilakukan Rangga ketika jatuh cinta tidak berlebihan. Ia menjalani rasa cinta itu dengan sewajarnya. Bersikap pada Cinta, gadis yang dicintainya dengan tidak melebih-lebihkan. Ketika Rangga harus mengikuti ayahnya ke New York, Amerika Serikat, ia rela meninggalkan Cinta yang menginginkannya tetap tinggal. Rangga tidak mengorbankan sesuatu yang penting-terkait kondisi ayahnya-untuk perasaan pribadi.

Film ini melambungkan nama Nicolas Saputra sebagai aktor pendatang baru. Sosok Rangga yang cool, puitis, dan misterius melekat erat pada laki-laki lulusan UI ini. Image tersebut terus terbangun dalam pikiran masyarakat hingga kini. Hal ini sulit dibangun oleh aktor Indonesia lainnya. Meskipun sudah bermain dalam berbagai film, masyarakat akan terus mengenai Nicolas Saputra sebagai Rangga, bukan Soe Hok Gie dalam Gie atau Joni dalam Janji Joni. Rangga adalah Nicolas Saputra dan Nicolas Saputra adalah Rangga.

Dari paparan tadi dapat disimpulkan jika cinta bukan sesuatu yang dianggap remeh temeh. Esensi cinta adalah bagaimana cara pandang dari masing-masing orang. Seperti Rangga dan Cinta yang membangun cinta mereka dari sebuah puisi. Sosok Rangga yang menjadikan perasaan cinta bukan sesuatu yang berlebihan dan bersikap sewajarnya.

*****

Advertisements

11 Comments Add yours

  1. Fajarina Nur Wulandari says:

    Menurut saya, semua paparan tentang sosok Rangga adalah benar. Rangga sosok yang tidak ada pada remaja zaman sekarang. Remaja saat ini menghabiskan waktunya dengan “nongkrong” yang tidak jelas tujuannya apa. Rangga memberikan motivasi yang dapat diberikan kepada para remaja yakni menghabiskan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan menghasilkan sebuah hasil yang sangat membanggakan. Contohnya melalui membuat puisi yang dilakukan Rangga. Cinta yang ditunjukkan oleh Rangga bukan cinta yang cinta monyet. Bukan dengan menggunakan bunga, surat cinta, dan sebagainya. Melainkan puisi yang sangat jarang dilakukan remaja saat ini. Cinta yang dimiliki Rangga dan Cinta bukan cinta yang main-main. Dan saya setuju dengan usulan Rangga untuk tetap pergi ke New York yang tidak mementingkan kepentingan dirinya sendiri terkait dengan kondisi ayahnya yang saat itu sangat dibenci masyarakat. Ini membuat seharusnya sadar bahwa tidak boleh mementingakan kepentingan pribadi demi kesenangan sendiri.

  2. Apa yang sudah dipaparkan diatas sudah benar. Penggambaran kisah percintaan yang sangat berbeda dari biasanya, serta penggambaran tokoh remaja yang berbeda. Kisah percintaan yang biasanya hanya sekedar pada pandangan pertama, benci jadi cinta atau perjodohan orang tua, kini diceritakan berbeda yaitu kisah percintaan melalui sebuah puisi dan bisa dibilang bukan sebuah puisi cinta. Lalu penokohannya juga berbeda, biasanya film remaja menggambarkan sosok tokoh utama pria dengan latar belakang remaja pada umumnya, seperti gaul, suka nongkrong, memiliki banyak teman maupun penggemar wanita. Alur cerita dari film ini pun sangat menarik, mulai dari tokoh dipertemukan melalui sebuah puisi, konflik karena perbedaan pendapat, mulai menemukan ketertarikan satu sama lain hingga harus berpisah.
    Bagi saya, film remaja yang satu ini sangat menarik, bagus dan berbeda.

  3. amlsvtr says:

    Apa yang sudah dipaparkan diatas sudah benar. Penggambaran kisah percintaan yang sangat berbeda dari biasanya, serta penggambaran tokoh remaja yang berbeda. Kisah percintaan yang biasanya hanya sekedar pada pandangan pertama, benci jadi cinta atau perjodohan orang tua, kini diceritakan berbeda yaitu kisah percintaan melalui sebuah puisi dan bisa dibilang bukan sebuah puisi cinta. Lalu penokohannya juga berbeda, biasanya film remaja menggambarkan sosok tokoh utama pria dengan latar belakang remaja pada umumnya, seperti gaul, suka nongkrong, memiliki banyak teman maupun penggemar wanita. Alur cerita dari film ini pun sangat menarik, mulai dari tokoh dipertemukan melalui sebuah puisi, konflik karena perbedaan pendapat, mulai menemukan ketertarikan satu sama lain hingga harus berpisah.
    Bagi saya, film remaja yang satu ini sangat menarik, bagus dan berbeda.

  4. Ada apa dengan cinta? Film remaja cinta yang sangat menarik ditambah paparan cerita AADC diatas membuat kita seperti terbangun untuk berlomba menjadi sosok rangga, khususnya bagi para pria.Yap, rangga yang menurut saya seperti “alien” sosok pria yang misterius,cuek,dingin,aneh, mampu membuat sosok cinta menjatuhkan hati padanya. Dimulai dengan pertemuan berbeda yaitu dengan sebuah puisi, terhalang oleh gengsi hingga keduanya sungkan untuk saling mengungkapkan perasaan, hingga cinta itu terungkap dan harus terjeda dalam sebuah perpisahan. Ketika rangga tau bahwa cinta juga mencintainya tetapi dia tetap memutuskan untuk pergi ke Amerika Serikat, itu berarti ia adalah sosok pria yang teguh pada pendiriannya. Film ini juga memberikan arahan bagi para remaja khususnya, bahwa tidak perlu “buta cinta” tetapi “pakai logika”. Tidak perlu takut kehilangan dalam sebuah perpisahan. Perpisahan bukan akhir dari segalanya. Ketika rangga memang ditakdirkan untuk cinta, mereka akan dipertemukan kembali dengan cara yang lebih indah. See the story back in AADC2. Terimakasih.

  5. Ada apa dengan cinta? Film remaja cinta yang sangat menarik ditambah paparan cerita AADC diatas membuat kita seperti terbangun untuk berlomba menjadi sosok rangga, khususnya bagi para pria.Yap, rangga yang menurut saya sosok pria yang misterius,cuek,dingin,aneh, mampu membuat sosok cinta menjatuhkan hati padanya. Dimulai dengan pertemuan berbeda yaitu dengan sebuah puisi, terhalang oleh gengsi, keduanya sungkan untuk saling mengungkapkan perasaan, hingga cinta itu terungkap dan harus terjeda dalam sebuah perpisahan. Ketika rangga tau bahwa cinta juga mencintainya, tetapi dia tetap memutuskan untuk pergi ke Amerika Serikat, itu berarti ia adalah sosok pria yang tidak mementingkan kepentingan pribadi juga teguh pada pendiriannya. Film ini juga memberikan arahan bagi para remaja khususnya, bahwa tidak perlu “buta cinta” tetapi “pakai logika”. Tidak perlu takut kehilangan dan berpisah. Perpisahan bukan akhir dari segalanya. Ketika rangga memang ditakdirkan untuk cinta, mereka akan dipertemukan kembali dengan cara yang lebih indah. See the story back in AADC2. Terimakasih.

  6. rosediana03 says:

    Menurut saya, semua paparan diatas menceritakan kan sosok rangga yang sikapnya lugu,dingin,pendiam dan misterius itu bikin penasaran. Dari sikapnya yang suka menyendiri, dia membuat puisi puisi tersebut hanya buat pelampiasan emosinya saja. Dia beda dari laki laki lainnya, paparan tadi dapat disimpulkan jika cinta bukan sesuatu yang dianggap remeh temeh. Esensi cinta adalah bagaimana cara pandang dari masing-masing orang

  7. adindap29 says:

    Dalam cerita ini menjelaskan dengan adanya kemauan semua bisa terwujud. Menyendiri mungkin hal yang aneh bagi orang lain,tapi dalam kesendirian kita bisa mendapatkan ketenangan. Setiap orang mungkin berbeda-beda dalam mengungkapkan masalah,berbeda dengan sosok Rangga ia mencurahkan masalah yang ada di dalam dirinya melalui puisi. Kisah cintanya juga dipertemukan dengan sebuah puisi,berbeda halnya kisah cinta dalam film cinta lainnya. Sosok Rangga dapat dijadikan sebuah contoh, lain halnya dengan remaja sekarang yang banyak menghabiskan waktunya dengan teman dan kurang menyukai sastrawan maupun puisi. Diksi di dalam cerita ini bagus, bahasanya mudah dimengerti begitupun alurnya.

  8. Alpin S says:

    sosok rangga memang pantas menjadi IDOLA. ya, seperti yg sudah disebutkan diatas bahwa dia sosok yg puitis, yg mencurahkan emosinya lewat puisi. berbeda sekali dengan remaja/ABeGe jaman sekarang yg mencurahkan emosinya lewat miras, narkoba, dan sejenisnya (tapi tidak semua remaja ya).
    dan lagi, remaja sekarang jarang yg berminat dengan puisi.

  9. ardeliabunga says:

    menurut saya film keluaran tahun 2001 ini memang sangat bagus dan berbeda dengan film percintaan yang lain-lainnya seperti menjodohkan kedua tokoh utama dengan sebuah puisi. Dan saya sangat setuju dengan kutipan teks ini ” Rangga dalam film AADC mengajarkan remaja untuk tetap mengandalkan logika di atas perasaannya. Ia menjalani rasa cinta itu dengan sewajarnya. ” dari kutipan teks diatas dapat memberi contoh kepada remaja-remaja sekarang termasuk saya, seperti itu lah contoh yang dapat kita ambil dan bisa membuat kita mengandalkan logika diatas perasaan dan menjalani rasa cinta dengan sewajar-wajarnya seperti sifat rangga di film AADC. terimakasih

  10. ardeliabunga says:

    menurut saya film keluaran tahun 2001 ini memang sangat bagus dan berbeda dengan film percintaan yang lain-lainnya seperti menjodohkan kedua tokoh utama dengan sebuah puisi. Dan saya sangat setuju dengan kutipan teks ini ” Rangga dalam film AADC mengajarkan remaja untuk tetap mengandalkan logika di atas perasaannya. Ia menjalani rasa cinta itu dengan sewajarnya. ” dari kutipan teks diatas dapat memberi contoh kepada remaja-remaja sekarang termasuk saya, seperti itu lah contoh yang dapat kita ambil dan bisa membuat kita mengandalkan logika diatas perasaan dan menjalani rasa cinta dengan sewajar-wajarnya seperti sifat rangga di film AADC. trimakasih

  11. sugiafriady says:

    Sosok rangga memang sudah harang ditemui dikalangan pria masa kini.karena sifatnya sebagai orang yang tidak pernah bergaul dan selalu menyendiri.sosok ini lah yang banyak diidolakan ole perempuan,sosok yang puitis dan misterius pula membuat perempuan sangat penasaran dengan sikap rangga yang di perankan oleh nikolas saputra.saya ingin bisa memiliki sifat seperti rangga yang puitis dan misterius yang membuat kalangan perempuan menjadi penasaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s