Ramadhan Terakhir Bapak

Sebelum matanya terpejam, gadis itu mengangkat tangannya. Ucapnya, “Ya Allah, semoga besok Bapak sudah kembali. Besok Lebaran, aku mau mencium tangan Bapak.”

Advertisements

Sang Pencari Malam Minggu

Kisah seorang laki-laki yang menghabiskan seluruh hidupnya untuk mencari sesuatu. Pergi jauh demi mencari sebuah malam minggu

Si Pembuat Topeng

Sampai akhirnya saat masa kampanye dimulai, ia tersenyum melihat banyaknya topeng yang dipakai pembelinya. Dilihatnya di televisi, mereka sedang memancarkan aura positif di berbagai wilayah. Pasar, terminal, kampung, dan tempat yang selalu diidentikan dengan rakyat kecil. Sementara topeng itu beraksi dengan mengumbar kata-kata syahdu yang bisa membuat pendengarnya melayang dengan angan mereka.

Ar Rahman

“Fabiayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban,” suara Rahman semakin merdu terdengar hingga Hany merasa suaranya sampai masuk ke dalam relung hatinya. Setiap ayat itu dibacakan oleh Rahman, Hany merasa bersalah pada setiap nikmat yang tidak ia syukuri. Pada ayah dan bundanya yang selalu memberikan segala hal yang terbaik untuknya. Pada Deva yang selalu bahagia pada setiap kebahagiaannya. Dan pada Allah yang nikmat-Nya tidak akan pernah mampu ia hitung.

Jemari Kecil di Gaza

Tidak ada yang tersisa dari tubuh Yitzhak. Semua bagian tubuh Yitzhak tercecer di tanah. Ayah Yitzhak mengambil benda hitam yang merusak tubuh anaknya. Di bawahnya ternyata masih ada yang tersisa. Sebuah jemari kecil anaknya.

Lomba Mencuri

Bagaimana bisa sebuah negeri menjadi terkenal hanya karena pemimpin negeri itu mencuri uang negara yang jumlahnya begitu besar. Lagipula juga mana ada pemimpin yang tega mencuri uang hasil pembayaran pajak rakyat. Itu perbuatan terkeji yang pernah kudengar.

Ciuman Kematian

Kesalahan pada Angel, ia akan membiarkan buah hati mereka tumbuh dalam rahim Angel, dan menikahinya untuk melengkapi rasa cintanya. Dan kesalahan pada buah hatinya. Belum sempat ia memikirkannya, tenggorokannya sudah terasa dingin.

Lelaki Sang Adam

Kemudian aku teringat dengan kalimat dalam buku milik Adam. Salah, tapi buku milik Rasty yang di dalamnya memuat tulisannya mengenai Adam.

Pertanyaanku, adakah bidadari yang seperti dirinya?

Aku Iri dengan Kucing

“Kalau bertemu perempuan itu jangan lupa bertanya siapa yang membunuhnya. Mungkin kalian dapat saling bercerita. Mungkin, pembunuh kalian orang yang sama.”

Jika

Dan di saat hujan turun nanti

Mungkin semua akan terhapus; jejakmu di atas hatiku

Gedung

Sinar merah yang menyala dari matanya seolah menjadi lampu penerang bagi diriku untuk melihat lebih jauh. Dan saat ia melihat ke arah dalam gedung, aku dapat membaca tulisan dari kumpulam lampu-lampu itu, “NERAKA”.

Senyuman Bus Kota

“Seperti para koruptor,” ucapnya. Saat yang sama, bus berhenti di depan gedung para wakil rakyat. Aku menoleh ke arah kanan. Terlihat gedung yang begitu tinggi dan besar seolah menggambarkan kebesaran dan kekuasaan orang di dalamnya.